Pertahankan Hidup Lewat AIR Ambulance

  • 0

Pertahankan Hidup Lewat AIR Ambulance

Category : artikel

Pertumbuhan ekonomi yang belum merata menyebabkan banyak daerah di Indonesia belum memiliki fasilitas maupun sarana medis yang memadai. Hal ini juga dipersulit dengan keadaan demografi Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan dengan jumlah penduduk yang cukup besar serta angka kelahiran yang cukup tinggi. Dalam banyak kasus pemindahan pasien memerlukan moda transportasi seperti pesawat terbang, helikopter, (ambulan udara), kapal laut maupun ambulan darat.

Ambulans udara adalah pesawat terbang yang didesain khusus dan dilengkapi dengan berbagai alat emergency kedokteran dengan tujuan mengangkut orang yang terluka atau sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal dimana jarak tempuh rumah sakit yang dituju cukup jauh dari rumah sakit atau klinik yang merujuk Layaknya ambulans darat, ambulans udara dilengkapi dengan peralatan medis yang krusial dan diperuntukkan untuk monitoring kondisi pasien selama perjalanan. Ambulans udara juga dilengkapi ventilator (alat bantu napas), serta syringe / infuse pump, dan lain-lain.

Tim ambulans udara medis umumya dilengkapi dengan dokter spesialis anestesi, spesialis anakneonatal dan kemungkinan juga oleh dokter spesialis jantung maupun spesialis lainnya yang keahliannya terkait dengan kondisi  pasien yang dievakuasi.

Pada awal berdirinya PT Emergency Response Indonesia, yang tergabung dalam  Bundamedik  Healthcare System, adalah layanan transportasi darurat  RS ibu dan anak untuk domestik dengan ambulans  darat, namun sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan medis berubah juga melayani pasien bayi/  anak/dewasa dengan tujuan baik nasional maupun international dengan transport udara.

Persiapan dan koordinasi  dengan pesawat udara carter  guna konfirmasi terbang akan membutuhkan waktu hingga1 x 24 jam ke depan. Hal ini perlu disikapi oleh pasien dan keluarganya. Secara paralel resume medis dari RS yang merujuk perlu didapatkan sehingga tim evakuasi medis mendapatkan kondisi terakhir pasien. Hal ini berhubungan dengan kebutuhan spesialis/ dokter yang mendampingi serta persiapan obat, alat medis yang perlu ditambahkan.

Pendekatan sedikit berbeda jika melakukan evakuasi medis dengan pesawat terbang komersial, yang biasanya akan menunggu jumlah bangku  pesawat yang tersedia di maskapai tersebut, antara 9-12 bangku (seat) tergantung dari jenis pesawat yang dipergunakan serta kebutuhan tim medis beserta keluarga.

Keunggulan ER

  • Memiliki karyawan tetap di bidang operasional/paramedik yang bertugas 24 jam, 7 hari seminggu.
  • Ventilator bersertifikat dan aman di dunia penerbangan yang dapat digunakan untuk pasien dalam kondisi kritis hingga bayi premature  dengan berat 500gr. Untuk saat ini cukup sulit mendapatkan alat bantu ventilator yang mobile dengan kemampuan membawa bayi dengan berat sangat rendah di negara kita
  • Sudah dikenal sebagai mitra evakuasi medis udara baik oleh pihak RS pemerintah yang bertaraf rujukan nasional maupun swasta dalam hal ini departemen anak/NICU
  • Kemudahan dalam hal rujukan untuk mendapatkan ruangan  tertentu seperti ICU/ICCU, NICU, PICU & ruang perawatan lainnya jika pasien menginginkan di rawat di rumah sakit yang berada dinaungan grup Bundamedik.
  • 24/7 Concierge Center ER dengan tenaga paramedik/ perawat sehingga memudahkan komunikasi dalam  hal menanggapi permintaan evakuasi medis
  • Website dapat dikunjungi di www.er-indonesia.co.id dalam bilingual
  • Bersertifikat ISO 9001:2008 oleh badan auditor SGS Indonesia sejak tahun 2015
  • Dalam hal transfer dan penjemputan pasien di bandara Jakarta, ER mempunyai ambulans  VVIP yaitu Mercedes Sprinter A2 yang dapat dikatakan merupakan pengguna pertama model ini dengan mempertimbangkan suspensi yang optimal, getaran dan noise yang sangat rendah sehingga diharapkan memberikan kenyamanan pada pasien baik dewasa dan anak/bayi.

ER telah melakukan pelayanan evakuasi medis sejak tahun 2008 tidak saja di level domestik, namun juga di area regional. Beberapa waktu lalu, tim melakukan pemindahan pasien bayi di dalam wilayah Malaysia, yaitu dari daerah Kedah, Alor Setar ke Subang, Selangor Malaysia.

Ke depannya ER akan terus meningkatkan pelayanan servis ambulan  udara dengan prinsip penerbangan yang aman, nyaman dengan menjaga  quality assurance tim baik personil yang melakukan evakuasi yaitu paramedik/perawat, dokter serta ground hadling yang ramah, profesional agar kualitas pelayanan dapat dilakukan secara terintegrasi dan memuaskan. “Save your family…with us!”.

Penulis : Dr. Edi Alpino RS, MKK, ( Direktur ER Indonesia )


Leave a Reply

Search