Metode CPR Untuk Anak

  • -

Metode CPR Untuk Anak

CPR ialah singkatan dari Cardiopulmonary Resuscitation. CPR untuk anak dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama jika anak tidak bernafas atau denyut jantung berhenti berdetak. Ini adalah suatu kejadian yang sangat tidak diingingkan untuk terjadi.

Hal tersebut bisa terjadi pada anak yang baru saja: tenggelam, tersedak, mati lemas, atau terluka dan terlibat kecelakaan.

Jika anda mendapati kejadian seperti itu, segera hubungi nomor darurat 110 no polisi dan 118 atau 119 no telepon ambulan. Dan pastikan orang yang telah terlatih untuk segera melakukan CPR pada anak tersebut.

Pada CPR ada 2 tindakan yang dilakukan, yaitu :

  1. memberikan pernafasan (untuk memberikan udara/oksigen kedalam paru paru anak)
  2. menekan/memompa dada (untuk mengalirkan kembali darah dari jantung ke seluruh tubuh)

Semua orang tua atau yang bekerja untuk menjaga anak anak, harus bisa melakukan CPR. Jika saat ini anda belum tahu bagaimana cara melakukan CPR, segera hubungi instansi yang terkait yang bisa memberikan pelatihan CPR untuk anda.

Berikut ini adalah sedikit prosedur CPR yang bisa anda lakukan jika terjadi pada anak yang tidak bernafas dan tidak ada denyut nadi (darah tidak mengalir):

  1. Periksa apakah anak tersebut masih sadar dan bernafas atau tidak. Sentuh atau tepuk tubuh anak itu, dan tanyakan apakah ia baik baik saja.
  2. Jika tidak ada jawaban, segera teriak untuk meminta pertolongan, atau bisa menghubungi nomor darurat.
  3. Baringkan perlahan secara terlengtang oleh 2 orang, dengan hati hati (menghindari anak jika terjadi patah tulang atau cedera pada tulang punggu)
  4. Lakukan CPR dengan cara pertama yaitu memompa / menekan dada, dengan cara:
    • taruh ujung telapak tangan anda pada daerah tulang dada si anak, sedikit di bawah garis puting, namun jangan terlalu dekat dengan ujung tulang dada anak
    • tangan anda yang satu lagi menekan kening anak supaya tenggorokan anak sedikit tertarik ke atas, dagu anak naik ke atas, dan kening kepala sedikit tertekan ke arah bawah
    • tekan dengan tidak terlalu kuat dada anak itu
    • tekan sebanyak 30 kali secara cepat, namun pastikan setiap habis menekan, biarkan dada anak kembali ke atas dengan sempurna baru kemudian menekan kembali, sampai hitungan ke 30 lalu berhenti.
    • buka jalur pernafasan udara, angkat dagu anak ke atas dan tenggorokan ke atas, kening anak sedikit ditekan ke bawah
    • perhatikan apakah ada tanda tanda anak kembali bernafas dan dada kembali bergerak, dekatkan telingga di dada anak
    • jika anak masih belum bernafas, lakukan pemberian oksigen dengan cara:
      • buka mulut anak, tempelkan mulut anda pada mulut anak (bisa langsung ke mulut anak atau dengan menggunakan alat bantu)
      • tutup hidung anak
      • pastikan dagu anak tetap terangkat dan kening tetap tertekan ke bawah
      • berikan 2 kali hembusan oksigen ke dalam paru paru anak
      • setiap hembusan oksigen, dilakukan sekitar 1 detik, dan dada terangkat ke atas karena aliran udara yang masuk ke paru paru
    • lanjutkan proses CPR selama 2 menit
    • jika setelah 2 menit masih belum ada gejalan bernafas kembali, segera hubungi nomor darurat seperti 110 untuk polisi dan 118 atau 119 untuk ambulan
    • lanjutkan CPR sampai petugas medis datang
  5. Jika anak tersebut telah kembali bernafas, segera posisikan anak dalam kondisi recover, dan jaga terus anak agar tetap bernafas hingga bantuan medis datang.

Hubungi ER Indonesia (Emergency Response Indonesia), di 021 – 310 6886 jika anda membutuhkan segera bantuan medis dan ambulan.


Search